areyoureadysan: (Default)
alangkah bahagia nya ketika kita ada di tengah tengah ketulusan dan kasih sayang yang membalut diri kita dengan sentuhan hangat dari orang - orang yang dekat dengan kita. hidup ini terasa ringan. seperti "finally i can share my emotional feelings with someone that i always trust with" atau "what an amazing day with someone i love!"
alangkah bahagia ketika engkau pulang kerumah, sudah tersedia makanan yang mengetuk selera makanmu. dan kau tersenyum semringah sambil duduk di atas kursi makan. memandang ke arah seseorang yang duduk di sebelahmu yang kian menyendokkan apa yang ada di atas meja makan untukmu. lalu kau lahap dengan suasana hati yang sejuk. ia mengelus - elus kepalamu dengan lembut seraya tersenyum dengan wajahnya yang tulus. tangannya terasa kasar, kau tahu betul bahwa ia memasak semuanya dengan sekuat tenaganya. dan hanya untukmu.
alangkah bahagia ketika engkau ada di depan televisi, tiba tiba seseorang yang engkau sangat cintai datang menghampirimu. menghempaskan dirinya ke dalam dadamu. seakan ingin bercengkrama dengan orang yang selalu membuat harinya seindah mimpinya semalam. seakan dunia hanya milik mereka berdua. tak ada yang melihatnya kecuali tuhan. dan pada akhirnya engkau mengalah demi seseorang yang ada di dekapanmu. engkau setuju untuk larut dalam kebahagiaan kecil itu. walau hanya sesaat.
alangkah rindu nya ketika engkau berada ditempat nun jauh dari seseorang yang engkau selalu rindukan setiap waktu. engkau merasa sendiri. tak nyaman. namun masih ada cara untuk dapat menghilangkan rasa rindu ini. entah. tak sepenuhnya hasrat ini akan pulih. hanya untuk meringankan rasa rindu yang menggebu. lalu hasrat mu menginginkan lebih. engkau hubungi ia sesegera mungkin. lalu engkau mendengar suara seraknya berkata "halo". ingin rasanya terjungkil pada waktu itu, namun engkau berusaha untuk tetap biasa saja. kau akan bertanya, "kau sedang apa?" dan kau akan mendengar suara sesuatu sedang ditumis. kau berusaha untuk tidak memikirkan bagaimana harum masakannya dan seperti apa kelezatannya. engkau terbuai, hingga ia mematikan teleponmu. tapi kau tidak marah. kau hanya tersenyum maklum. kau bertekad untuk pulang kerumah lebih awal.
alangkah bahagianya ketika engkau mendapat sesuatu yang sederhana namun tak dapat engkau lupakan di hari ulang tahunmu. engkau tiup lilin - lilin yang berdiri tegak di atas kue buatannya sendiri. engkau lupakan sejenak masalah - masalah yang bertengger di kepalamu pada saat itu. engkau akan selalu ingat terus suara tepukan tangannya yang memeriahkan hari ulang tahunmu. air mata nya jatuh menetes bagai berlian bertaburan mengaliri wajahnya. lalu engkau usap air matanya, engkau peluk dirinya erat - erat. kau bisikkan sesuatu, "hanya kau yang bisa membuat hari ulang tahunku seindah ini". mereka terbuai dalam kenangan. dalam hatimu, engkau bertekad, "aku harus membalas kebaikannya suatu saat nanti".
namun manusia takkan selalu hidup. Tuhan telah batasi atas takdir hidupnya masing - masing. tidak selamanya ia akan hadir dalam waktu hidupmu. tidak selamanya ia akan tersenyum di hadapanmu, menyemangatimu ketika engkau sama sekali tak bergairah. membangunkanmu ketika matahari sudah memancarkan cahayanya lewat jendela kamarmu. memelukmu disaat engkau butuh kehangatan dirinya. takkan dapat ia meraih tanganmu, menggenggamnya, menciumnya hingga engkau tak mampu membendung air matamu lagi.
engkau akan mengikhlaskan apa yang telah Tuhan putuskan. kelas engkau akan berpisah dengannya, dengan sebuah perpisahan yang haru. engkau berdiri disana sendiri. dengan angin yang menerpa dirimu, berhembus melewati rongga - rongga kulitmu hingga engkau merasa hidupmu akan sedingin es tanpa pelukan darinya. dan engkau menangis. ia hanya diam ketika kau panggil. ia tak senyum juga tak berkata apapun. tubuhnya dingin hingga kau memeluknya erat - erat. kau akan kebingungan dengan apa yang terjadi. namun akal sehatmu berkata, "dia akan berada di sisi Tuhan". ya, Tuhan yang akan menjaganya untukmu. hingga engkau bertemu lagi dengannya di surga-Nya yang abadi.











kau akan membaca ini ketika engkau tahu betapa beratinya ia bagi hidupmu,
wahai ibu... 

Profile

areyoureadysan: (Default)
areyoureadysan

July 2017

S M T W T F S
      1
2345678
9101112131415
1617181920 2122
23242526272829
3031     

Most Popular Tags

Style Credit

Powered by Dreamwidth Studios